Kunjungan Jajaran Direksi Perumdam Tirta Kencana Samarinda ke PDAM Tirta Asasta Kota Depok

Bupati Pemalang, Anom Widiantoro, bersama Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang, Slamet Effendi, menghadiri pemaparan kerja sama investasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)
May 19, 2025
Perumda  Delta Tirta Sidoarjo, Adakan Kerja Sama Dengan PT Rafa Karya Indonesia Untuk Penyelenggaraan Pengadaan Air Minum Ke Masyarakat
May 23, 2025

Kunjungan Jajaran Direksi Perumdam Tirta Kencana Samarinda ke PDAM Tirta Asasta Kota Depok

Depok, [21 Mei 2025] — Dalam rangka studi banding dan penjajakan kerja sama strategis, jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda melakukan kunjungan resmi ke PDAM Tirta Asasta Kota Depok. Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan langsung Instalasi Pengolahan Air (IPA) Legong Depok, yang memiliki kapasitas 1.000 liter per detik (Lps).

IPA Legong merupakan salah satu infrastruktur pengolahan air andalan PDAM Tirta Asasta, yang telah dibangun oleh PT Rafa Karya Indonesia, bagian dari Tigalapan Investama Group. IPA ini dirancang menggunakan sistem underdrain beton dan dilengkapi dengan sistem kontrol otomatis berbasis SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition), yang memungkinkan pengawasan dan pengendalian operasional secara real-time.

Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Bapak Kaharuddin, menyatakan kekagumannya terhadap kualitas desain dan efisiensi operasional IPA Legong. “Kami melihat banyak potensi pembelajaran dari pengelolaan infrastruktur air di Depok, khususnya dalam penerapan teknologi modern dan sistem kontrol yang terintegrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Direksi PDAM Tirta Asasta Depok, disposisi oleh Bapak Asep (Senior Manager Distribusi), menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap dapat menjadi awal dari sinergi antarperusahaan daerah air minum dalam peningkatan layanan publik.

Sebagai bagian dari kunjungan, rombongan juga meninjau sistem pengendalian SCADA, melihat langsung proses filtrasi berbasis underdrain, serta mendiskusikan potensi replikasi teknologi serupa di wilayah Samarinda.

Kunjungan ini diharapkan menjadi pijakan bagi kolaborasi antar-pemda dalam memperkuat ketahanan dan efisiensi sistem penyediaan air bersih nasional.